TRIBUNNEWS -- TANAMAN buah naga saat ini dapat digunakan sebagai tanaman hias yang
bisa mempercantik rumah sekaligus. Adapun media yang bisa digunakan
adalah pot ataupun tanah di halaman rumah. Sehingga selain mendapatkan
keindahan dari tanaman, kita juga bisa memanen buahnya. Tentu saja ini
sangat memberikan kepuasan tersendiri.
Nita, pemilik kios bunga
Nolina Flora mengatakan, keunggulan menanam buah naga tidak hanya dapat
dirasakan dengan menikmati buah yang memiliki berbagai manfaat tersebut.
Akan tetapi, sejak menanam buah naga itu, kita sudah dapat merasakan
keuntungannya bila kita memang berniat usaha di bidang ini.
"Selain
untuk menghias rumah, keuntungan yang didapat adalah dengan menjual
tanaman buah naga yang harganya bisa mencapai tiga kali lipat dari
modal awal. Sayangnya, tanaman ini bukan termasuk tanaman musiman,
sehingga penjualannya cenderung stagnan," kata Nita saat ditemui di kios
miliknya di Jalan Pagar Alam, Minggu (17/2/2013).
Dia menuturkan,
dengan membeli tanaman buah naga yang belum begitu besar seharga Rp 150
ribu dan merawatnya sekitar dua minggu, Nita bisa memperoleh bibit dari
buah naga yang kemudian menjualnya hingga memperoleh keuntungan tiga
kali lipat.
Apalagi perawatan tanaman ini cukup mudah. Karena
tanaman buah naga cukup tahan terhadap cuaca, serta tidak begitu
membutuhkan banyak air. Dengan perawatan yang baik, maka keuntungan yang
diperoleh juga akan semakin banyak.
Adapun manfaat buah naga bagi
kesehatan manusia di antaranya adalah sebagai penyeimbang kadar gula
darah, pelindung kesehatan mulut, pencegah kanker usus, mengurangi
kolesterol, pencegah pendarahan, dan mengobati keluhan keputihan.
Buah
naga juga bisa dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang
dahaga. Sebab, buah ini mengandung kadar air tinggi 90 persen dari berat
buahnya. Ditambah lagi rasanya yang cukup manis karena mengandung kadar
gula mencapai 13-18 briks.
"Manfaat buah naga juga dapat
disajikan dalam bentuk jus, sari buah, manisan, maupun selai atau
beragam penyajian sesuai selera masing-masing. Saat ini, harga buah naga
berkisar pada harga Rp 30 ribu per kilogram," pungkasnya. (ira widyanti/tribunlampung)
Kamis, 09 Mei 2013
Rabu, 08 Mei 2013
MEMBENTUK TAJUK & MEMBUAHKAN SRIKAYA JUMBO

Layak untuk dikebunkan

Buah jumbo, biji sedikit membuat harga mahal
pangkas daun sisakan sedikit tangkai
akan muncul tunas bakal cabang baru
Srikaya Jumbo Australia seperti pada tulisan terdahulu memang memiliki buah yang bisa mencapai berat hingga 8 ons. Dengan
ukuran daun yang lebih besar dari jenis lokal, srikaya jumbo ini
bersifat genjah dan adaptif ditanam baik di dataran rendah maupun
menengah. Sayang jika perawatan dilakukan alakadarnya menjadikan tanaman ini memiliki tajuk yang ngelacir dan cenderung meninggi.
Untuk
menghindari tanaman (terutama dari bibit, baik okulasi maupun sambung
susu) cenderung ngelacir dan meninggi, maka pembentukan tajuk semenjak
dini perlu dilakukan. Perontokan daun pada tanaman muda / bibit akan merangsang tumbuhnya cabang dan tunas baru, dengan demikian akan didapatkan banyak tunas / cabang dikemudian hari. Perontokan daun dilakukan dengan cara memotong daun dan disisakan sebagian tangkai daun. Sisa tangkai daun ini nantinya akan rontok dan akan tumbuh tunas yang merupakan cikal bakal tajuk baru..
potong ujung tanaman 3-5 cm
Sekarang bagaimana cara merangsang pembuahan nya ??
Berikut sedikit penjelasannya :
- Perangsangan bunga hendaknya dilakukan terhadap tanaman yang sehat dengan asupan pupuk yang cukup.
- Lakukan perangsangan pada batang yang sudah tua (berwarna coklat kehitaman) dan jangan pada batang yang masih kelihatan hijau.
- Lakukan perontokan daun bersama tangkainya pada ba.tang yang sudah dipilih. Perbedaan perontokan daun ini berbeda dengan pada tanaman bibit, jika pada tanaman bibit dilakukan pemangkasan daun dan disisakan tangkainya, kalau di sini daun bersama tangkainya di rontokkan semua, (dapat menggunakan tangan, tanpa alat Bantu).
- Selang 2 – 3 minggu, pada bekas daun yang dirontokkan akan keluar tunas baru berikut calon bunga.
-
tunas baru muncul
-
diikuti calon bunga
-
bakal buah
- Biarkan bunga mekar hingga membentuk bakal buah.
- Lakukan seleksi buah, buang bakal buah yang tidak normal. Pelihara bakal buah yang terletak pada batang yang besar, oleh karena buah tersebut akan tumbuh optimal dari pada yang terletak pada batang yang lebih kecil
- Buah terseleksi sebaiknya dibungkus sejak dini untuk mendapatkan buah yang mulus dan berkualitas.
- Berikan pupuk dengan kandungan K yang lebih tinggi selama proses pembesaran buah, supaya buah lebih manis. (sumber : naturagarden)
GRAFTING LENGKENG
Grafting
atau yang lebih dikenal dengan sambung pucuk adalah merupakan salah
satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Grafting sendiri
biasanya dilakukan dengan menyambung entres tanaman (batang atas) dari
indukan atau varietas yang unggul, sedang batang bawahnya dipilih dari
biji yang mempunyai sifat tahan penyakit dan adaptif terhadap
lingkungan.
Salah satu tanaman yang bisa dikembang biakan dengan grafting ini adalah kelengkeng. Batang bawah yang digunakan untuk lengkeng berasal dari biji, sedang entres atau batang atasnya dipilih jenis lengkeng yang produktif dan cepat berbuah seperti jenis lengkeng dataran rendah Diamond River, Pingpong, Itoh dan lainnya.
Yang perlu dijadikan catatan, grafting lengkeng memerlukan ketrampilan dan latihan berulang-ulang untuk mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi, oleh karena lengkeng memiliki kulit batang yang sangat tipis dibanding tanaman lainnya seperti kopi, jambu air ataupun lainnya.
Tapi jangan khawatir, berkat latihan, latihan dan terus latihan serta berbagai informasi dari berbagai sumber, berikut saya berikan kunci dalam grafting lengkeng :
Dengan berpedoman pada hal yang telah diuraikan diatas, yang dahulu pada awalnya tingakat keberhasilan saya dalam grafting lengkeng 0 % kini menjadi lebih dari 60 %. Hal ini diperoleh dari hasil bertanya pada para pakarnya, mencoba, mencoba dan terus mencoba sendiri. Semoga bermanfaat… dan selamat mencoba.
Salah satu tanaman yang bisa dikembang biakan dengan grafting ini adalah kelengkeng. Batang bawah yang digunakan untuk lengkeng berasal dari biji, sedang entres atau batang atasnya dipilih jenis lengkeng yang produktif dan cepat berbuah seperti jenis lengkeng dataran rendah Diamond River, Pingpong, Itoh dan lainnya.
Yang perlu dijadikan catatan, grafting lengkeng memerlukan ketrampilan dan latihan berulang-ulang untuk mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi, oleh karena lengkeng memiliki kulit batang yang sangat tipis dibanding tanaman lainnya seperti kopi, jambu air ataupun lainnya.
Tapi jangan khawatir, berkat latihan, latihan dan terus latihan serta berbagai informasi dari berbagai sumber, berikut saya berikan kunci dalam grafting lengkeng :
- Pilih batang bawah yang cukup berkayu dan dalam kondisi vegetatif yang bagus, ditandai dengan keluarnya tunas muda. Hal ini dapat diperoleh dengan jalan melakukan pemupukan 2 minggu sebelum batang bawah di sambung
- Untuk entres pilih juga yang dalam masa vegetatif bagus, ditandai juga dengan adanya tunas muda. Dan ingat jangan pilih entres yang terlalu muda, masih hijau ataupun kemerahan. Pilih yang muda menuju proses tua, buang ujung yang masih terlalu muda. Sebagai tips tambahan, 2 minggu sebelum pengambilan entres, pangkas daunnya agar merangsang pertumbuhan tunas baru.
- Kulit batang bawah dan entres harus ketemu, jika mungkin batang atas dan bawah harus seimbang
- Gunakan pisau yang tajam dan bila perlu steril
- Plastik pengikat usahakan gunakan plastik es yang bersih, demikian juga untuk plastik penutupnya
- Usahakan waktu grafting pagi atau sore hari dan dilakukan ditempat yang teduh (dibawah naungan), jangan waktu kondisi terik.
Berikut tahapan untuk sambung pucuk lengkeng
- Siapkan alat seperti pisau grafting, gunting tanaman, plastik pengikat dan sungkup
Sisipkan batang atas ke dalam celah batang bawah hingga benar-benar menyatu. Disinilah letak kunci keberhasilan utama grafting. Dengan penggunaan pisau yang tajam dalam membelah batang bawah dan menyayat entres, diharapkan pada penyisipan ini kedua bagian dapat menyatu dengan sempurna. Sebab salah sedikit dapat dipastikan grafting akan gagal. Sebagai tips, konsentrasikan penyatuan kulit kedua bagian (batang atas dan entres) hanya pada satu sisi saja, abaikan sisi yang lain bila sudah kita dapatkan satu sisi menyatu dengan sempurna. Sebab bila kita menghendaki semua sisi menyatu sempurna akan susah dilakukan karena ukuran entres dan batang bawah tidak mungkin persis sama. Paling tidak inilah kesimpulan saya selama melakukan grafting lengkeng.
Dengan berpedoman pada hal yang telah diuraikan diatas, yang dahulu pada awalnya tingakat keberhasilan saya dalam grafting lengkeng 0 % kini menjadi lebih dari 60 %. Hal ini diperoleh dari hasil bertanya pada para pakarnya, mencoba, mencoba dan terus mencoba sendiri. Semoga bermanfaat… dan selamat mencoba.
Langganan:
Postingan (Atom)
